10 Makanan Khas Sunda, Kuliner yang Wajib Kamu Coba Saat Ke Jawa Barat

Makanan Khas Sunda

Makanan Khas Sunda – Hayo, sobat tiket ada yang berasal dari tanah Sunda nggak, nih? Kalau kamu salah satunya, artikel ini akan membahas mengenai makanan khas Sunda loh. Selain terkenal dengan lalapannya, Jawa Barat juga merupakan daerah yang terkenal dengan aneka makanan ringan hingga sambal-sambal nya.

Kalau kamu sedang jalan-jalan ke Jawa Barat, yaitu Bogor, Bandung, dan sekitarnya, biasanya apa makanan khas Sunda yang kamu pilih? Ada banyak jenis makanan khas Sunda yang lezat dan pastinya menggoyang lidah lho, sobat tiket. Mulai dari makanan ringan, sampai menu makanan utama, baik yang berkuah, ataupun yang hanya goreng-gorengan.

Sobat tiket masih belum tau apa saja makanan khas Sunda itu? Kalau gitu, kamu harus baca artikel berikut ini, dan siap-siap BM makanan Sunda ya! Langsung aja yuk, kita move ke makanan khas Sunda yang rasanya lezat dan asli ngangenin berikut ini!

Makanan Khas Sunda yang Wajib Kamu Cicipi Saat ke Jawa Barat

1. Mie Kocok

Makanan Sunda memang terkenal dengan kuah dan campuran mie, seperti contohnya makanan yang satu ini. Mie kocok, merupakan menu makanan yang menggunakan kaldu sapi sebagai bahan dari kuahnya. Dikenal dengan nama mie kocok, karena mie dalam olahan makanan ini proses masaknya adalah dengan cara di kocok-kocok dalam wadah khusus.

Sedangkan sebagai campurannya, dalam semangkuk mie kocok juga terdapat tauge, irisan kikil, bakso, dan babat. Dengan taburan daun bawang, seledri, dan juga bawang goreng, rasa dari mie kocok ini dijamin pecah banget di mulut deh, sobat tiket. Jangan lupa untuk menambahkan jeruk nipis, kecap, dan juga sambal agar rasanya semakin lezat!

2. Sate Maranggi

Makanan Khas Sunda - Sate Maranggi

Menu makanan satu ini berasal dari daerah Purwakarta, tapi kamu bisa menemukannya di berbagai wilayah Jawa Barat lainnya kok. Sate yang sempat hits ini memang memiliki rasa yang sangat lezat. Selain dagingnya yang besar-besar, sate kambing dan sapi ini juga memiliki bumbu yang meresap.

Hal ini dikarenakan sebelum proses pembakaran, daging dari sate maranggi direndam terlebih dahulu dalam bumbu khas hingga meresap. Jadi, penyajian tanpa bumbu tambahan pun tidak masalah, karena rasa bumbu yang sudah meresap tersebut. 

Kalau kamu belum pernah mencoba sate maranggi ini, harus banget cicipi saat datang ke Bandung ya, sobat tiket. Dijamin ketagihan deh!

3. Empal Gentong

Makanan Khas Sunda - Empal Gentong

Empal gentong merupakan makanan khas Sunda yang berasal dari Cirebon. Selain empal gentong, ada juga empal gepuk yang sama-sama berbahan dasar daging sapi. Bedanya, Empal gentong ini di masak dengan menggunakan gentong dan diberi kuah seperti gulai. Biasanya, untuk menyantap semangkuk empal gentong disajikan dengan lontong atau nasi hangat.

Menu makanan empal gentong bisa kamu temukan di kota manapun kok, sobat tiket. Kalau kamu belum pernah mencicipi menu yang satu ini, buruan deh cobain. Apalagi makannya di saat musim hujan, pastinya bisa bikin kamu ngerasa hangat.

4. Karedok

Menu makanan satu ini seringkali di klaim sebagai menu makanan khas Jakarta. Karena, di Jakarta sendiri memang sudah banyak sekali penjaja makanan yang menjual menu karedok. Padahal, karedok merupakan makanan Sunda yang cukup dikenal, lho. Belum pernah mencicipinya? Karedok itu memiliki sedikit kemiripan dengan gado-gado Betawi, sobat tiket.

Menu makanan ini memang terbuat dari berbagai macam sayur-sayuran mentah yang dicampur dengan bumbu kacang tanah yang sudah diolah. Berbeda dengan gado-gado yang menggunakan sayuran yang sudah matang sebagai bahannya. Sayuran yang terdapat pada seporsi karedok diantaranya adalah timun, tauge, kacang panjang, terong bulat, kol, dan kemangi.

5. Nasi Timbel

Kalau sobat tiket makan di rumah makan khas Sunda, pasti menu ini akan hampir selalu ada deh. Ciri khasnya, menu nasi timbel ini di bungkus dengan daun pisang dan disajikan lengkap dengan lalapan dan sambalnya. 

Untuk rumah makan khas Sunda yang berada di sekitar Jawa Barat, kamu akan merasakan sensasi makan nasi timbel dengan piring anyaman. Hal ini pastinya bikin kamu serasa seperti sedang makan di pedesaan.

Makan nasi timbel emang paling enak kalau didampingi dengan ikan asin, empal, ayam goreng, tahu dan tempe, lalapan, sambal, dan kerupuk. Hmm.. beneran kamu nggak laper ngebayanginnya?

6. Seblak

Selain menu makanan utama, ada banyak pilihan menu makanan ringan yang berasal dari tanah Sunda. Sobat tiket pasti sudah nggak asing lagi ya dengan menu makanan yang terbuat dari bahan acii? Yep, seperti cimol, cireng, cilor, dan lain sebagainya yang biasa dibuat untuk camilan. 

Selain menu makanan yang terbuat dari aci, ada juga nih menu makanan yang lagi rame banget belakangan ini.

Seblak, merupakan makanan khas Sunda yang terbuat dari olahan kerupuk basah yang dimasak dengan campuran telur, daging ayam atau ceker, baso, sosis, macaroni, hingga sayuran. Seblak juga disajikan dengan 2 pilihan, yaitu seblak basah dan seblak kering. Rasa gurih dan pedas yang didapat dari seblak pastinya bikin kamu ketagihan deh.

7. Batagor

Siapa yang tidak tahu camilan satu ini? Tidak hanya di Jawa Barat, batagor juga tersebar di Jakarta dan sekitarnya. Bahkan, kamu bisa dengan mudah mendapatkan menu jajanan ini dimana pun. Mulai dari pinggir jalan, tempat jajanan sekolah, hingga di restoran. Tapi, kamu tahu nggak sih sebelumnya, kalau batagor ini termasuk menu makanan khas Sunda?

Batagor, atau yang diambil dari kata Bakso Tahu Goreng ini merupakan makanan olahan daging ikan tenggiri? Lalu dicampur dengan tepung sagu, telur, kulit pangsit, dan bumbu penyedap lainnya hingga berbentuk adonan. Batagor biasa disantap dengan campuran saus kacang, saus sambal, kecap, dan jeruk nipis.

Rasanya yang enak dan harganya yang murah, membuat menu camilan satu ini menjadi menu yang digemari oleh khalayak ramai.

8. Ayam Bakakak

Makanan Khas Sunda - Ayam Bakakak

Ayam bakakak merupakan jenis makanan khas Sunda yang disajikan dengan bumbu manis, dan disajikan dengan cara dibakar. Meskipun racikan bumbu dari ayam bakakak ini sama dengan ayam bakar pada umumnya, namun ada yang berbeda dari menu satu ini.

Ayam bakakak biasanya disajikan pada acara-acara tertentu, seperti khitanan dan pernikahan. Yang membuat terlihat istimewa adalah ayam yang disajikan yaitu ayam utuh atau 1 ekor. Kalau sobat tiket berasal dari tanah Sunda, pasti hal ini sudah sangat akrab kan untuk kamu?

Nah, seiring berjalannya waktu, ayam bakakak ini tidak hanya disajikan untuk acara-acara tertentu saja. Tetapi juga tersedia di rumah makan khas Sunda yang tersebar di mana pun.

9. Asinan Bogor

Makanan Khas Sunda - Asinan Bogor

Hayo, siapa diantara sobat tiket yang belum tahu kalau asinan Bogor dan asinan Betawi itu dua jenis asinan yang berbeda? Yep, asinan Bogor dan asinan Betawi ini dibedakan dari segi kuahnya. Asinan Bogor memiliki kuah yang cair dan terbuat dari campuran gula, garam, cabai, dan cuka, sedangkan asinan Betawi memiliki kuah yang terbuat dari bumbu kacang.

Asinan Bogor juga memiliki tiga varian, yaitu asinan sayur, buah, dan campur. Kamu bisa menemukan beragam menu asinan Bogor ini di mana pun kok, sobat tiket. Kalau kamu sedang main ke Bogor, kamu bisa mampir ke Jalan Ir. H. Juanda No. 90 untuk mencicipi menu asinan Asli Bogor. Konon, tempat ini adalah tempat yang menjual asinan Bogor pertama kali, yaitu sejak tahun 1967.

10. Kupat Tahu

Makanan Khas Sunda - Kupat Tahu

Kupat tahu merupakan makanan khas Sunda yang biasa digunakan sebagai menu sarapan. Kalau kamu datang ke daerah Jawa Barat, menemukan penjaja kupat tahu nggak sulit kok, sobat tiket. Makanan ini disajikan dengan bumbu kacang yang berisi ketupat atau lontong, tahu kuning goreng, tauge rebus, kerupuk, dan sambal.

Selain di Bandung, menu makanan ini juga terdapat di Magelang dan Solo lho. Namun, yang membedakan kupat tahu khas Bandung dengan Magelang dan Solo terdiri dari isiannya. Kupat tahu Magelang terdapat isian kol, bakwan, dan mie. Namun rasanya tetap sama enaknya kok.

11. Nasi Tutug Oncom

Nama makanan ini masih asing di telinga kamu? Berarti, kamu wajib juga nih mencicipi menu makanan satu ini. Nasi Tutug Oncom merupakan olahan nasi yang dicampur dengan oncom goreng atau oncom bakar.

Diberi nama tutug, karena proses pembuatannya adalah dengan di tumbuk, sama seperti arti nama tutug secara harfiah. Kamu bisa menemukan menu makanan ini secara mudah kok, sobat tiket. Dengan lauk pauk yang bervariasi pula. 

Paling enak menyantap menu Tutug Oncom saat masih hangat, dan didampingi dengan lauk pauk berupa tempe atau tahu goreng, ayam goreng, dan lalapan.

12. Lotek

Selain karedok, menu makanan khas Sunda yang tidak jauh berbeda adalah Lotek. Lotek merupakan sayur-mayur matang yang disajikan dengan bumbu kacang yang menyerupai sayuran pecel. Dalam seporsi Lotek biasanya terdapat kol, kangkung, tauge, dan juga kentang rebus.

Penyajiannya akan lebih nikmat jika ditemani dengan lontong dan juga kerupuk udang. Gimana sobat tiket? Bikin kamu laper nggak sih?

13. Doclang

Menu makanan satu ini memang sudah mulai meredup nih, sobat tiket. Namun, di beberapa wilayah di Bandung atau Bogor kamu masih bisa menjumpainya kok. Doclang merupakan menu makanan yang memiliki isian berupa lontong, irisan kentang rebus, tahu, dan telur rebus. Semakin nikmat saat disiram dengan bumbu kacang dan ditambah kerupuk sebagai pelengkap.

Jika melihat sekilas, menu makanan ini memang memiliki kemiripan dengan kupat tahu ya, sobat tiket.

14. Colenak

Bosan dengan makanan utama dan yang memiliki rasa asin? Nah, ini saatnya kamu mencicipi menu Colenak nih, sobat tiket. Menu ini memang hasil dari kreatifitas masyarakat Jawa Barat yang memadukan tape singkong bakar dengan bumbu kinca atau saus gula.

Menu ini sih memang menjadi menu camilan yang enak disantap kapanpun. Jangan lupa untuk coba menu satu ini ya, sobat tiket. Tentunya akan memiliki rasa yang berbeda jika mencicipinya di kota asal Colenak ini.

15. Cungkring

Makanan khas Sunda yang terakhir adalah Cungkring. Kamu mungkin sering menjumpai menu satu ini di Bogor ya, sobat tiket. Menu yang menjadi andalan sebagai menu sarapan ini memang sangat tersohor di kota Bogor.

Cungkring sendiri merupakan sate yang bahan-bahannya terbuat dari kikil, kulit, dan hidung sapi. Kenikmatan seporsi Cungkring menjadi lebih lengkap jika ditaburi dengan bumbu kacang dan juga menu pendamping seperti ketan, lontong, atau oncom goreng tepung.

Sumber

Mecicipi Kesegaran 15 Minuman Khas Indonesia Terpopuler

Minuman Khas Indonesia

Minuman Khas Indonesia – Kekayaan kuliner khas Nusantara memang tiada bandingannya. Tak cuma berbagai sajian makanan, jajanan, camilankue-kue, namun juga olahan minuman dengan resep khas Nusantara bisa menjadi pelengkap cita rasa petualang kuliner yang tengah menjelajahi ragam kuliner khas Indonesia.

Kali ini Toppers akan diajak untuk mencicipi kesegaran dari beragam minuman khas Indonesia yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Mulai dari yang memiliki cita rasa manis dingin yang menyegarkan, sensasi hangat, hingga minuman-minuman kaya rempah berikut berbagai olahan minuman khas Nusantara yang wajib Toppers cicipi!

Ragam Minuman Khas Indonesia

1. Es Cendol

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Sindonews

Siapa yang tak tahu minuman khas Indonesia satu ini? Sangat populer dan mudah ditemukan dimana-mana, Es Cendol merupakan minuman tradisional khas Nusantara yang terbuat dari tepung beras dan disajikan bersama santan, gula merah cair, dan es parut.

Terkenal karena warna hijaunya dan rasa manisnya yang menyegarkan, minuman khas Indonesia ini juga dikenal dengan nama Es Dawet oleh masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya.

2. Bajigur

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Okezone

Jika minuman khas Indonesia sebelumnya memiliki cita rasa menyegarkan, minuman khas Indonesia asal Sunda, Jawa Barat berikutnya ini justru terkenal akan cita rasanya yang mampu menghangatkan tubuh.

Diolah dari bahan utama gula aren, santan, jahe, dan rempah lainnya, Bajigur menjadi pilihan minuman tepat pada cuaca dingin di malam hari atau dikala hujan.

3. Bir Pletok

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Tokopedia

Untuk Toppers penggemar kuliner khas Betawi, tentu minuman tradisional khas Nusantara asal Betawi satu ini sudah tak lagi asing di telinga. Meskipun dinamakan Bir, minuman tradisional ini sama sekali tidak mengandung alkohol, lho.

Dibuat dari beragam rempah-rempah seperti kapulaga, sereh, kayu manis, dan kayu secang, minuman ini paling enak disajikan dingin bersama es batu. Namun, campuran rempah-rempah juga memberikan sensasi rasa hangat dibalik rasanya yang menyegarkan.

4. Sekoteng

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Pontianak

Minuman tradisional lainnya asal Jawa Tengah adalah Sekoteng. Dengan cita rasa khas jahe yang menghangatkan, minuman asal Indonesia ini disajikan dalam keadangan hangat bersama beragam topping seperti kacang hijau, kacang tanah, pacar cina dan potongan roti tawar. Biasarnya olahan minuman khas Jawa Tengah ini dijajakan kala malam tiba.

5. Lahang

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Viva

Terbuat dari Nira yang didapat dengan cara menyadap pohon aren, tepatnya bagian bunga jantannya, membuat Lahang memiliki cita rasa yang manis. Meski terdengar sederhana, proses pengolahan minuman tradisional khas Indonesia ini menuntut ketelitian tingkat tinggi, lho. Atau bila tidak bisa-bisa rasa dari Lahang menjadi tidak enak.

6. Wedang Uwuh

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Tribunnews

Kebanyakan minuman tradisional Indonesia terbuat dari olahan beragam rempah-rempah. Salah satu minuman berbahan dasar rempah adalah Wedang Uwuh yang dalam bahasa Jawa bila diterjemahkan langsung memiliki arti “Minuman Sampah”.

Namun, nama unik yang dimiliki oleh minuman khas asal Indonesia didapat karena bahan-bahannya yang terbaut dari campuran dedaunan organik dan rempah, membuatnya memiliki cita rasa yang sangat otentik.

7. Wedang Ronde

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Tribunnews

Masih berasal dari Jawa, ciri khas dari minuman tradisional khas Indonesia ini adalah adanya bola-bola yang terbuat dari tepung ketan putih dilengkapi dengan isian lain seperti kolang-kaling, kacang tanah, dan juga potongan roti.

Bahan-bahan ini kemudian disajikan dengan siraman kuah jahe yang memiliki rasa menghangatkan dan manis.

8. Wedang Secang

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Tokopedia

Minuman khas Indonesia selanjutnya ini berasal dari Keraton Yogyakarta dan dikenal dengan nama Wedang Secang. Nama minuman ini sendiri didapatkan dari salah satu bahannya yakni kayu secang, bahan yang juga memberikan warna merah khas pada minuman tradisional satu ini.

Tak cuma lezat, olahan beragam rempah pada Wedang Secang juga dipercaya mampu memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, lho. Seperti meningkatkan stamina, mengatasi perut kembung, masuk angin, mencegah hipertensi, hingga memperlancar aliran darah.

9. Bandrek

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Liputan6

Berasal dari Jawa Barat dan kini telah dikenal luas di berbagai daerah lain di Indonesia, Bandrek adalah minuman tradisional khas Nusantara yang kerap diminum ketika begadang karena dipercaya memapu memberikan stamina dan tenaga ekstra. Minuman yang mampu menghangatkan tubuh ini bisa disajikan hangat ataupun dingin.

10. Sarabba

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Tribunnews

Sarabba adalah minuman khas Indonesia yang berasal dari Makassar dan juga dipercaya mampu memulihkan rasa lelah. Ciri khas utama dari minuman tradisional Indonesia satu ini adalah tambahan sebutir kuning telur mentah yang dicampur bersama ragam rempah. Bahan-bahan pada Sarabba ini dipercaya juga mampu mencegah flu dan mengusir masuk angin.

11. Air Guraka

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Resep Nusantara

Berasal dari daerah Halmahera, Maluku, minuman tradisional Indonesia selanjutnya yang bisa Toppers cicipi adalah Air Guraka yang memiliki bahan dasar buah kenari. Selain itu, bahan seperti jahe merah, gula aren, dan juga pandan melengkapi olahan minuman tradisional khas Indonesia. Hal ini membuat Air Guraka memiliki aroma wangi dan rasa manis serta hangat yang khas.

12. Teh Talua

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Okezone

Minuman khas Nusantara lainnya bisa Toppers temukan di Sumatera Barat, olahan teh yang dicampurkan dengan telur, gula, dan perasan jeruk nipis. Disajikan dalam keadaan hangat, minuman khas asal Sumatera Barat ini kerap disantap sebagai penambah stamina.

13. Es Selendang Mayang

Minuman Khas Indonesia
Sumber gambar: Tempo

Es Selendang Mayang adalah minuman khas Indonesia lainnya yang kerap disajikan sebagai hidangan penutup. Nama Selendang Mayang sendiri didapat dari kue tipis memanjang dengan warna-warni mencolok bak selendang yang kemudian disirami dengan campuran santan, sirup, dan juga susu. Sebagai pelengkap, minuman khas Nusantara satu ini kerap dilengkapi juga dengan potongan buah nangka.

14. Es Doger

Minuman es tradisional asal Indonesia selanjutnya yang bisa Toppers cicipi saat cuaca tengah terik adalah Es Doger, olahan es serut dengan beragam topping seperti tape, ketan hitam, cincau, susu, pacar cina, dan juga sirup manis dengan warna kemerahan khas Es Doger.

Nama Es Doger ini sendiri didapatkan dari singkatan “Dorong Gerobak” dikarenakan minuman khas Indonesia ini kerap dijajakan menggunakan gerobak dorong.

15. Bir Kotjok

Makanan Khas Bogor
Sumber gambar: Kompas

Berkunjung ke kota hujan, Bogor, Toppers juga bisa menemukan ragam minuman khas Indonesia lainnya yakni Bir Kotjok. Tak perlu khawatir karena minuman tradisional yang terbuat dari jahe merah, kayu manis, cengkeh, dan gula merah ini sama sekali tak mengandung alkohol. Di tengah suasana kota Bogor yang dingin, Bir Kotjok mampu memberikan rasa hangat untukmu.

Bervariasi sekali bukan minuman-minuman khas Indonesia yang diolah dengan ragam bahan dan cara tradisional sehingga membuat rasanya menjadi sangat otentik dan khas. Minuman khas Nusantara mana yang jadi pilihan minuman favoritmu?

Sumber

Tempat Makanan Halal Di Tokyo, Jepang

Sekarang Jepang sudah cukup ramah terhadap wisatawan muslim. Bahkan beberapa tempat umum seperti bandara juga ada praying room untuk yang ingin sholat.

Tapi yang penting, kamu tetap bisa mencicipi ramen, sushi, dan makanan otentik lainnya tanpa harus khawatir macam-macam! Duh, saya mah sama makanan jepang-jepangan takluk deh!

Ini beberapa tempat yang sempat saya coba waktu ke Tokyo. Baru sedikit sih, nanti saya update pelan-pelan ya. Selamat menikmati!

1. Naritaya Halal Ramen Shop, Asakusa.

Ramen ini mie yang sudah mendunia. Terima kasih kepada Naruto dan kawan-kawannya. Sayangnya, ramen original pasti berkuah kaldu babi. Buat yang dietnya makanan halal atau vegetarian, tentunya tak bisa coba.

Salah satu tempat makan ramen yang halal adalah Naritaya ini. Letaknya di dekat Senso-ji Temple, Asakusa. Kalau kamu masuk dari pintu gerbang utama, letaknya ada di persimpangan sebelah kiri setelah melewati barisan toko yang panjang (nakamise).

Menunya tak banyak. Ada Ramen, special ramen, dan beberapa makanan kecil seperti karaage (potongan kecil ayam goreng). Kuah ramennya bertipe kaldu ayam bening tanpa susu. Bisa juga minta tambahan topping seperti telur dan bamboo shot. Ada juga mushola kecil disini buat yang mau sholat.

Letaknya disini kalau dari sensoji temple

Saya kesini waktu musim dingin. Rasanya luar biasa waktu malam hari bersalju makan disini. Ingin menangis rasanya saat kaldu hangat dengan mie yang kenyal ini masuk ke tenggorokan. Maklum, saya norak pertama kali kena suhu dibawah minus nol derajat celcius.

Pelayanannya cepat dan harganya tak terlalu mahal (di range 700-1500 yen per porsi). Sangat saya rekomendasikan.

Jam buka : Senin – Jumat (10am – 10pm), Sabtu-Minggu (10am-9pm)

2. Halal Ramen Ouka, Shinjuku

Restoran ini lebih fancy daripada Nariyata. Harganya pun sedikit lebih mahal. Rasa mie nya lebih tebal dan kuahnya lebih soft. Porsinya banyak sekali! Saat mie saya sudah habis dan kuahnya masih ada, saya diberikan semangkuk nasi untuk ‘teman’ menghabiskan kuah! :)) *gagal diet*.

Letak Ouka memang di Shinjuku, pusat bisnis Tokyo. Namun ia berada di daerah perumahan warga. Dekat sekolah yang mirip seperti di Doraemon dan sebuah taman yang cukup cantik.

Jam bukanya dari jam 2 siang sampai jam 10 malam pada hari senin-kamis, untuk hari jumat toko ini libur, dan jam 12.30 – 10 malam pada sabtu dan minggu. Range harga sekitar 1200-3000 yen

3. Sushiken Asakusa

Set sushi bersama miso sup, cawan mushi, dan ocha

Sushi memang biasanya dari keluarga ikan, harusnya halal-halal saja untuk disantap bukan? Namun kadang yang membuatnya jadi tak halal adalah campuran rice vinegar ataupun mirin pada nasinya. Di Asakusa Sushiken ini kamu tak perlu khawatir, inilah restoran sushi yang bersertifikat halal pertama di Tokyo.

Menurut saya sushi disini enak. Dan kata orang lain yang pernah coba sushi di tempat lain sih, sushi disini tak jauh beda rasanya dengan yang biasa ditemukan di restoran lain. Walaupun bahan-bahannya sudah di substitusi dengan yang halal.

Alamat: Tōkyō, Taitō-ku, Asakusa 2-11-4
Jam buka: Senin-Sabtu, 12:00 – 14:00 (lunch), 17:00 – 24:00 (dinner)
Minggu dan hari libur, 11:30 – 15:00 (lunch), 17:00 – 22:00 (dinner)

Range harga : 1300 – 5000 yen.

4. Saray Kebab, Asakusa

Kebab

Karena saya tinggal di Asakusa waktu di Tokyo, jadi saya banyak mengeksplore area ini. Terutama makanannya. For a quick bite, kebab di Nishiasakusa ini bisa jadi pilihan kalau sedang bosan makanan jepang. Letaknya masih di Nishiasakusa, tak jauh dari Sushiken Asakusa.

Sumber

6 Tips Mencari Makanan Korea Halal untuk Traveller Muslim

Kembali lagi pada pembahasan kuliner halal di Negeri Ginseng, faktanya makanan khas Korea mayoritas menggunakan bahan olahan non halal. Meskipun demikian, bukan berarti Anda atau wisatawan muslim lainnya tidak bisa menikmati makanan Korea halal. Setidaknya Anda harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan Korea yang sejatinya bukan untuk kalangan muslim friendly. Untuk memperlancar perjalanan liburan selama di Korea, kami akan membagikan beberapa tips menarik yang mungkin dapat membantu traveler untuk menemukan kuliner halal. Jadi, simak ulasan berikut ini ya!

Mencari makanan Korea halal masih menjadi tantangan untuk wisatawan ASEAN, khususnya bagi traveler muslim saat sedang berlibur ke Negeri Ginseng. Seperti yang kita tahu, Korea Selatan masih menjadi negara favorit para pelancong dari seluruh penjuru dunia.

Selain wisata alam, negara ini juga menawarkan berbagai destinasi menarik seperti wisata sejarah Korea Selatan salah satunya dengan mengunjungi Jeonju Hanok Village. Pengaruh terbesar dari pesatnya perkembangan pariwisata Negeri Ginseng juga dipengaruhi oleh Korean Wave. Anda bisa dengan mudah menemukan tempat wisata untuk Kpopers seperti Mnet Produce 101 Tour atau BTS Filming Location Tour yang mendapat rangking tertinggi sebagai destinasi wisata populer.

Mencari Tempat Makan dengan Label Halal

restoran halal korea

Pemerintah Korea sepertinya sadar betul akan kemajuan pariwisata di Negeri Ginseng. Seperti yang terlihat sekarang terdapat banyak tempat makan lokal yang sudah memasang label halal untuk hidangan utama. Hal ini bertujuan supaya muslim traveler tidak lagi ragu untuk berkunjung dan menikmati kuliner di restoran atau kedai sederhana milik mereka. Tenang saja, para pemilik tempat makan ini mendapatkan sertifikat halal resmi dari lembaga terkait, yang pasti terverifikasi dapat dinikmati oleh wisatawan muslim. Jika Anda ingin menikmati hidangan Korea halal, carilah beberapa restoran di  daerah Itaewon. 

Makanan Korea halal biasanya juga dijual dengan harga relatif lebih mahal dibandingkan kuliner non halal. Jadi, apabila ingin mencicipi hidangan ini pastikan untuk mempersiapkan budget lebih ya traveler. Alangkah lebih baik Anda melihat harga menu makanan terlebih dahulu sebelum memesan, supaya mengetahui perkiraan uang yang harus dikeluarkan saat akan membayar nanti. 

Sekedar informasi tambahan, tidak semua makanan Korea halal itu mahal. Temukan tempat makan yang menjual aneka makanan halal di Myeongdong Seoul. Kawasan wisata kuliner ini banyak dipenuhi oleh stand food truck dan pedagang kaki lima dengan mencantumkan logo halal. Sebelum Anda memutuskan untuk membeli, perlu diperhatikan pada beberapa jenis kudapan yang terlihat halal terkadang juga memiliki hidangan guobaorou (gorengan yang terbuat dari daging babi).

Semua jajanan berlogo halal dipastikan dapat Anda nikmati. Soal harga tidak perlu khawatir, meski dijual terjangkau rasa yang ditawarkan tidak kalah dari masakan restoran ternama. Setelah mengisi perut di Myeongdong, luangkan waktu liburanmu dengan berwisata belanja di kawasan ini untuk melengkapi itinerary liburan ke Korea Selatan.

Menggunakan Aplikasi Makanan Halal

aplikasi makanan halal korea

Jika kamu sedang berada di Korea dan bingung mencari restoran halal terdekat, kamu bisa mencoba menggunakan aplikasi Makanan Halal. Aplikasi yang satu ini banyak bermunculan di App Store pada ponsel pintar Anda. Selain membantu para muslim traveler yang kebingungan atau kesulitan menemukan makanan halal, aplikasi ini juga berguna untuk mengetahui jenis camilan di minimarket dapat dikonsumsi atau tidaknya. 

Terdapat beberapa aplikasi terpercaya yang juga bekerja sama dengan ratusan restoran halal, sehingga dapat memberikan informasi terkait tempat makan terdekat yang menyajikan hidangan halal tak terkecuali saat liburan di Korea Selatan. Tak terbatas disitu saja, aplikasi Makanan Halal juga memiliki fitur scan yang diperuntukkan untuk produk makanan yang memiliki kode atau barcode. Ini biasanya dapat digunakan saat kamu ingin membeli snack di minimarket atau toko makanan namun tidak tertera label halal pada kemasannya.

Dengan fungsi scan ini, traveler bisa mengetahui bahan apa saja yang digunakan dalam produk makanan tersebut. Jika mengandung bahan non halal, maka akan diberi peringatan tertentu. Canggihnya lagi, aplikasi Makanan Halal juga dapat memberikan rekomendasi kudapan untuk traveler muslim. Cukup membantu bukan? Akan lebih sangat bermanfaat jika traveler ingin membeli snack halal di Korea untuk dijadikan oleh-oleh khas Negeri Ginseng.

Pilih Restaurant Vegetarian

Jika kesulitan menemukan restoran dengan logo halal, namun perut sudah keroncongan maka pilihan darurat yang bisa Anda ambil adalah menemukan restoran khusus vegetarian. Alasannya, karena sebagian besar restoran vegetarian tidak menggunakan bahan lain dari daging apapun.

Restoran vegetarian tidak selalu menyuguhkan sayur ataupun salad buah saja, ada banyak tempat makan vegetarian memiliki menu mengenyangkan seperti bibimbap. Meskipun resep masakan Korea bibimbap pada umumnya menggunakan telur namun untuk restoran vegetarian biasanya diganti dengan jenis sayuran lain.

Selain bibimbap, traveler juga bisa memilih menu makanan Korea halal yang tidak kalah lezat yaitu sup dengan bumbu cheonggukjang (pasta kedelai yang terbuat dari produk nabati). Tapi supaya lebih aman, ada baiknya traveler pastikan staff restoran komposisi makanan yang digunakan apakah mengandung tambahan bahan non halal. 

Mencari Restoran Seafood

restoran seafood korea

Apabila Anda tidak begitu menyukai masakan vegetarian dapat menemukan jenis makanan Korea halal dengan mengunjungi restoran seafood. Makanan laut Seafood merupakan salah satu jenis hidangan alternatif halal yang dapat Anda nikmati. Mencari restoran seafood di Korea tidaklah susah, apalagi kalau traveler sedang mengunjungi daerah yang dekat pantai seperti di Busan atau Pulau Jeju.

Berbagai olahan seafood yang diolah dengan resep warisan pastinya membuat wisata kuliner Anda terasa lebih sempurna sambil menikmati eloknya pemandangan laut biru di Korea Selatan. Meskipun seafood kebanyakan diolah dengan bumbu halal, traveler jangan ragu untuk bertanya kepada pemilik restoran apakah makanan ini bisa dikonsumsi oleh wisatawan muslim. 

Temukan Restaurant Pork Free

restoran no pork

Pilihan lain untuk menemukan makanan Korea Halal adalah mencari restoran dengan label pork free. Meskipun dengan label pork free menandakan kalau restoran tersebut aman dikonsumsi, tak jarang akan Anda temui di beberapa tempat masih menyajikan alkohol. Jika memang terpaksa harus makan di tempat seperti ini pengunjung sebaiknya juga bertanya terlebih dahulu, bumbu yang digunakan apakah mengandung bahan-bahan non halal.

Makan di Restoran Cepat Saji

restoran  fast food

Jika kamu berada di tempat wisata yang belum banyak menyediakan menu makanan Korea halal ,maka jatuhkan pilihan terbaik dengan mengunjungi untuk restoran cepat saji. Beberapa restoran cepat saji yang juga tersebar di negara lain termasuk Korea, biasanya menjual menu makanan dengan bahan dasar yang sama. Jika kamu masih ragu dengan kehalalan menu di restoran ini melewati proses pengolahan dengan cara tidak halal, dilakukan dengan cara halal, kamu bisa memesan menu lain yang juga cukup mengenyangkan seperti kentang goreng, atau burger non daging.

Sumber

10 Makanan Khas Korea Selatan yang Wajib Dicicipi

Melancong ke Negara Oppa kurang berkesan tanpa mencicipi berbagai hidangan makanan khas Korea Selatan yang dapat menggugah selera. Korea Selatan memiliki banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, seperti Menara Seoul, Myeongdong, Istana Changdeok, Pulau Jeju, dan masih banyak lagi. Selain itu ada satu hal lagi yang tidak boleh kamu lewatkan saat mengunjungi negeri Ginseng ini adalah mencicipi makanan khas Korea Selatan. Berikut 10 kuliner khas Korea Selatan yang wajib kamu cicipi.

1. Asam, Asin, dan Gurihnya Kimchi

makanan khas korea selatan : Kimchi

Kimchi merupakan yang selalu ada di dalam lemari pendingin orang Korea. Sehingga tidak heran jika Kimchi menjadi makanan khas Korea selatan yang harus kamu cicipi ketika berkunjung ke sana. Kamu pasti juga tahu kan jika Kimchi ini merupakan makanan tradisional yang terbuat dari sawi putih dan lobak. Kimchi ini sejenis asinan sayur yang difermentasi dan diberi bumbu pedas.

Di masa lalu Kimchi diucapkan dengan nama chim-chae yang berarti sayuran yang direndam. Selain dimakan secara langsung, Kimchi juga bisa divariasikan menjadi berbagai menu makanan, seperti nasi goreng, sup dan sebagainya.

2. Mencicipi Tteokbokki, Makanan bercita rasa pedas dan manis

makanan khas korea selatan : tteokbokk

Tteokbokki merupakan makanan khas korea selatan yang berupa kue beras. Makanan ini juga sering muncul di drama-drama Korea loh. Kue beras ini berbentuk seperti tabung panjang dan berwarna putih. Cara penyajiannya adalah dipotong-potong dan kemudian dimasak bersama saus khas Korea, gochujang. Biasanya saat makan tteokbokki orang Korea akan menambahkan telur rebus atau lembaran fish cake sebagai toping.

Pada masa Dinasti Joseon, makanan ini dimasak dengan kecap asin, daging sapi, kecambah, wortel, dan bawang bombay. Sehingga bisa dikatakan bahwa tteokbokki pada masa itu, sangat berbeda dengan tteokbokki yang dijual di masa sekarang. Kudapan ini cocok dinikmati saat musim dingin atau setelah anda berkeliling ke tempat wisata terkenal di Korea maka akhirilah dengan menyantap tteoboki pedas.

3. Rasakan manis dan gurihnya Jajangmyeon

makanan khas korea selatan : jjajangmyeon

Jajangmyeon merupakan makanan khas Korea selatan yang mirip dengan mi ayam yang ada di Indonesia. Makanan yang cukup terkenal di Korea Selatan ini biasa disajikan dengan saus pasta kacang hitam dengan citarasa asin. Saus ini disebut Chunjang oleh orang Korea. Kemudian diberi toping berupa daging yang dipotong dadu, dan dilengkapi dengan aneka sayuran.

Namun bagi kamu yang beragama Islam harus berhati-hati, karena biasanya potongan daging dari jajangmyeon ini menggunakan daging babi. Jajangmyeon pertama kali muncul pada tahun 1905, dimana seorang imigran dari Cina membuka sebuah restoran di kawasan Incheon. Saat ini restoran tersebut telah beralih fungsi menjadi Museum jajangmyeon.

4. Jika di Jepang ada sushi, maka di Korea ada Kimbab

makanan khas korea selatan : Kimbab

Jika dilihat dari bentuknya kimbab ini tidak jauh berbeda dengan sushi. Varian dari isian kimbab ini juga mirip dengan sushi yaitu berupa sayur dan daging. Namun faktanya pada zaman dinasti Joseon terdapat makanan yang dinamakan bokssam atau bungkusan keberuntungan. Makanan ini terbuat dari nasi gulung yang dibungkus rumput laut kering atau sering disebut kim.

Kimbab sendiri terbuat dari nasi, daging, dan sayuran. Nasi putih yang sudah dibumbui dengan garam dan minyak wijen. Isinya pun beragam, mulai dari daging, ikan, telur, keju,acar dan sebagainya. Kimbab biasanya dibawa sebagai bekal piknik, hiking atau aktivitas lain di luar ruangan. Mungkin karena praktis dan mudah dibawa kemana saja.

5. Mencicipi Bibimbap, Nasi Campur Ala Korea

makanan khas korea selatan : bibimbab

Disebut nasi campur karena kamu haru mencampur semua bahan yang ada, mulai dari lauk, nasi, dan saus hingga tercampur secara rata. Biasanya isi dari semangkuk Bibimbap ini terdiri dari nasi putih, beberapa jenis sayur, daging sapi, telur mata sapi setengah matang dan saus gochujang. Biasanya orang Korea menyantap Bibimbap ini dengan tambahan acar sebagai topping.

6. Chimaek, Ayam Goreng Tepung Khas Korea

makanan khas korea selatan : chicken

Makanan khas Korea selatan ini biasanya disajikan dengan segelas bir sebagai pelengkap. Jadi tidak heran jika namanya Chimaek. Karena Chimaek sendiri berasal dari kata “Chi” atau chicken yang berarti ayam dan “maek” dari kata maekju yang berarti bir.

Ada banyak cara dalam penyajian Chimaek, tetapi hampir semua ayam yang disajikan memiliki cita rasa pedas dan digoreng garing serta diberi taburan wijen. Hampir semua restoran di Seoul Korea Selatan menjual Chimaek.

7. Nikmati Pedasnya Jjampong

makanan khas korea selatan : Jjampong

Bagi kamu yang menyukai kuliner dengan cita rasa pedas pasti tidak akan melewatkan makanan khas Korea selatan satu ini. Jjampong sendiri merupakan mie kuah pedas yang dicampur dengan seafood dan bubuk lada merah yang biasa disebut gochugaru.

Mie jjampong ini terbuat dari tepung gandum. Jjamppong biasanya disajikan di dalam mangkok besar, dan disiram dengan kuah yang gurih, pedas, dan panas. Makanan ini akan sangat nikmat jika disantap saat musim dingin.

8. Dak Galbi atau ayam tumis pedas ala Korea

makanan khas korea selatan : galbi

Mungkin nama Dak Galbi masih asing di telinga beberapa orang, tetapi ternyata makanan ini cukup populer di Korea Selatan. Dak Galbi ini terbuat dari daging ayam yang dipotong dadu, lalu ditambahkan saus gochujang, kol, daun bawang, kue beras atau tteok, dan bahan-bahan lainnya.

Makanan ini sangat cocok jika dimakan ramai-ramai, karena porsinya sangat banyak. Di Korea Selatan, Dak Galbi biasa disajikan di piring berukuran besar di tengah-tengah meja, sehingga kamu dan teman-temanmu dapat menyantap makanan ini bersama-sama.

9. Naengmyeon, Mie Dingin asal Korea Utara

makanan khas korea selatan : naengmyeon

Makanan khas korea selatan satu ini sering disajikan di musim panas. Naengmyeon sendiri merupakan makanan asal Korea utara yang populer di Korea Selatan. Naengmyeon sendiri memiliki arti mie dingin. Karena saat membuatnya mie dibilas dengan air dingin lalu dicampurkan dengan minyak, cuka, kecap, sayuran, dan disajikan dengan kuah kaldu dingin.

Di Korea Selatan sendiri terdapat dua jenis Naengmyeon, yaitu Pyongyang Naengmyeon dan Hamheung Naengmyeon. Perbedaan utama dari kedua jenis makanan ini adalah kuahnya, jika Pyongyang Naengmyeon berkuah dingin, Hamheung Naengmyeon hanya dicampur saus pedas manis tanpa kuah.

10. Samgyetang, Sup Ayam Ginseng Khas Korea Selatan

makanan khas korea selatan : SamGyeTang

Samgyetang biasanya dibuat dengan memakai ayam muda yang direbus dalam keadaan utuh hingga terasa empuk. Kemudian dimakan dengan tambahan merica, garam, dan kimchi. Selain ginseng sup ini juga mengandung tanaman obat lain seperti kastanye, kacang cemara, buah jujuba kering, jahe, dangsam, gugija atau danggwi. Samgyetang biasanya dimakan pada saat musim panas, sehingga tubuh yang selalu berkeringat tidak menjadi lemas.

Itulah 10 makanan khas yang wajib kamu coba ketika berlibur ke Korea Selatan. Semua makanan di atas sangat mudah di cari di restoran-restoran ataupun di kedai-kedai makanan pinggir jalan. Namun perlu diingat bahwa beberapa makanan diatas mengandung babi jadi bagi kamu yang muslim harus hati-hati dalam memilih makanan yang akan dicicipi ya.

Sumber

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai