Pengembang Mobile Gaming Luncurkan Aplikasi Predikso Skor Pertandingan Sepak Bola

Lionel Messi - Barcelona

Bola.com, Jakarta – Sepak bola memiliki daya tarik tinggi dari sisi komersiil. Latar itu pula yang membuat pengembang mobile gaming ternama asal Singapura, SportsHero menciptakan aplikasi khusus.

Mereka sengaja ‘sedikit’ keluar dari pondasi mobile gaming, menjadi ‘pelayan’ bagi para penggila sepak bola. Mereka mengumumkan peluncuran aplikasi prediksi sepak bola.

Namun, layanan aplikasi tersebut hanya menyapa segmen sepak bola La Liga. Aplikasi ini hadir untuk pengguna regional di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. SportsHero menjalin mitra dengan LaLiga. Aplikasi ini menawarkan beragam produk yang berkaitan dengan sepak bola domestik Spanyol.

Secara khusus, layanan SportsHero akan berisi beragam data dan fakta. Hal itu bertujuan mempermudah para pengguna untuk memfasilitasi prediksi para pengguna. Kini, aplikasi SportsHero sudah bisa diunduh secara gratis di App Store dan Google Play Store.

Sebagai aplikasi pemrediksi skor sepak bola LaLiga, SportsHero juga menggelar sebuah kompetisi prediksi skor dan hasil akhir pertandingan. Kompetisi ini berlangsung selama 19 babak, sepanjang periode 18 Januari – 24 Mei 2020.

Sang Pemenang

Real Madrid Vs Barcelona
Striker Barcelona, Lionel Messi, bersitegang dengan bek Real Madrid, Sergio Ramos, pada laga La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (2/3). Real Madrid takluk 0-1 dari Barcelona. (AP/Manu Fernandez)

Nantinya, sang pemenang akan mendapatkan hadiah khusus setiap pekan. Bentuk apresisi tersebut berupa jersey resmi, bola pertandingan sampai merchandise bertanda tangan dari pesepak bola legendaris.

Selain itu, para pemain juga bisa mendapat kesempatan mendapatkan hadiah istimewa, yakni menonton di Camp Nou dan Santiago Bernabeu. CEO SportsHero Tom Lapping mengatakan, pengguna aplikasi SportsHero akan bekerja keras mendapatkan peringkat tinggi.

“Mereka perlu menggabungkan pengetahuan, keterampilan, dan analisa permainan dengan kegemaran yang tinggi terhadap olahraga tersebut,” tegas Tom. Agar kompetitif dan menarik perhatian, pengguna baru juga bisa menang. Kans tersebut bisa karena pengembang aplikasi mengatur ulang papan perinngkat tiap minggunya.

Sumber

4 Alasan Cristiano Ronaldo Bisa Menangi Sepatu Emas Serie A Musim Ini

Juventus Vs Cagliari

Bola.com, Jakarta – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo,mencatatkan hattrick saat Juventus menumbangkan Cagliari dengan skor 4-0, Selasa (7/1/2020), di Allianz Stadium. Ronaldo mulai masuk dalam persaingan mendapatkan gelar sepatu emas.

Dengan tambahan tiga gol tersebut, Ronaldo sudah mengoleksi 13 gol untuk Juventus di Serie A 2019-2020. Ronaldo masih terpaut enam gol dari bomber Lazio, Ciro Immobile.

Ronaldo tentunya masih mempunyai kesempatan untuk menyalip raihan Immobile karena Serie A masih menyisakan 20 pertandingan lagi. Selain itu performa Ronaldo kembali meningkat meskipun sudah berusia 34 tahun.

Di sisi lain, mungkin terlalu dini untuk membicarakan penghargaan sepatu emas karena liga masih menyisakan banyak pertandingan. Namun, jika catatan gol Cristiano Ronaldo terus bertambah musim ini, bisa membuatnya meraih gelar sepatu emas Serie A.

Torehan banyak gol dan meraih sepatu emas tentunya akan membuat Ronaldo kembali mendominasi Eropa. Berikut iniย Bola.comย merangkum dariย Sportskeeda, Kamis (9/1/2020), 4 alasanย Cristiano Ronaldoย bisa memenangkan sepatu emas Serie A musim ini.

1. Cristiano Ronaldo Belum Habis

Aksi Terbang Ronaldo Saat Jebol Gawang Sampdoria

Banyak penggemar yang menganggap Ronaldo sudah selesai karena usianya yang sudah tidak muda lagi. Performa yang ditunjukkan Cristiano Ronaldo pada laga melawan Cagliari sekaligus menjawab kritikan terkait performa yang turun karena usia.

Kekasih Giorgina Rodriguez itu akan berusia 35 tahun pada Februari 2020. Selain itu, aksi lompatan 2,56 meter sebelum menyundul bola ke gawang Sampdoria menjadi bukti ia masih sangat diperhitungkan dalam persaingan meraih sepatu emas.

2. Menanggapi Dominasi Lionel Messi

lionel messi - cristiano ronaldo

Seperti yang diketahui, Lionel Messi sangat mendominasi dalam perolehan gelar individu tahun lalu. Pemain berjuluk La Pulga itu sukses menyabet gelar pemain terbaik FIFA, Ballon d’Or, Sepatu Emas Eropa dan Liga Champions, Pichichi Trophy serta penghargaan individu lainnya.

Kondisi tersebut tentunya menjadi tamparan keras buat Ronaldo karena berada di bawah Lionel Messi. Namun, tahun ini Ronaldo akan bekerja keras untuk meraih gelar individu meskipun sudah tak muda lagi.

4 Alasan Cristiano Ronaldo Bisa Menangi Sepatu Emas Serie A Musim Ini

Faozan Tri Nugroho

09 Jan 2020, 18:00 WIB

16

Juventus Vs Cagliari
Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi usai membobol gawang Cagliari pada laga Serie A di Stadion Juventus, Turin, Senin (6/1/2020). Juventus menang 4-0 atas Cagliari. (AP/Marco Alpozzi)

Bola.com, Jakarta – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo,mencatatkan hattrick saat Juventus menumbangkan Cagliari dengan skor 4-0, Selasa (7/1/2020), di Allianz Stadium. Ronaldo mulai masuk dalam persaingan mendapatkan gelar sepatu emas.

Dengan tambahan tiga gol tersebut, Ronaldo sudah mengoleksi 13 gol untuk Juventus di Serie A 2019-2020. Ronaldo masih terpaut enam gol dari bomber Lazio, Ciro Immobile.

BACA JUGA

Ronaldo tentunya masih mempunyai kesempatan untuk menyalip raihan Immobile karena Serie A masih menyisakan 20 pertandingan lagi. Selain itu performa Ronaldo kembali meningkat meskipun sudah berusia 34 tahun.

Di sisi lain, mungkin terlalu dini untuk membicarakan penghargaan sepatu emas karena liga masih menyisakan banyak pertandingan. Namun, jika catatan gol Cristiano Ronaldo terus bertambah musim ini, bisa membuatnya meraih gelar sepatu emas Serie A.

Torehan banyak gol dan meraih sepatu emas tentunya akan membuat Ronaldo kembali mendominasi Eropa. Berikut ini Bola.com merangkum dari Sportskeeda, Kamis (9/1/2020), 4 alasan Cristiano Ronaldo bisa memenangkan sepatu emas Serie A musim ini.2 dari 5 halaman


1. Cristiano Ronaldo Belum Habis

Aksi Terbang Ronaldo Saat Jebol Gawang Sampdoria
Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, mencetak gol sundulan dalam laga lanjutan Serie A melawan Sampdoria di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Rabu (18/12/2019). Dalam laga ini, Ronaldo mampu melompat setinggi 2,56 meter untuk mencetak gol kedua Juventus lewat kepala. (Marco BERTORELLO/AFP)

Banyak penggemar yang menganggap Ronaldo sudah selesai karena usianya yang sudah tidak muda lagi. Performa yang ditunjukkan Cristiano Ronaldo pada laga melawan Cagliari sekaligus menjawab kritikan terkait performa yang turun karena usia.

Kekasih Giorgina Rodriguez itu akan berusia 35 tahun pada Februari 2020. Selain itu, aksi lompatan 2,56 meter sebelum menyundul bola ke gawang Sampdoria menjadi bukti ia masih sangat diperhitungkan dalam persaingan meraih sepatu emas.3 dari 5 halaman


2. Menanggapi Dominasi Lionel Messi

lionel messi - cristiano ronaldo
Lionel Messi (kiri) dan Cristiano Ronaldo. (AFP/Olivier Morin)

Seperti yang diketahui, Lionel Messi sangat mendominasi dalam perolehan gelar individu tahun lalu. Pemain berjuluk La Pulga itu sukses menyabet gelar pemain terbaik FIFA, Ballon d’Or, Sepatu Emas Eropa dan Liga Champions, Pichichi Trophy serta penghargaan individu lainnya.

Kondisi tersebut tentunya menjadi tamparan keras buat Ronaldo karena berada di bawah Lionel Messi. Namun, tahun ini Ronaldo akan bekerja keras untuk meraih gelar individu meskipun sudah tak muda lagi.4 dari 5 halaman


3. Punya Tekad Kuat

Cristiano Ronaldo membuka kausnya usai memastikan kemenangan Real Madrid atas Atletico Madrid di San Siro

Cristiano Ronaldo dikenal mempunyai tekad yang kuat. Yap, Ronaldo selalu berambisi meraih sesuatu yang diinginkan.

Tak jarang, tekad dan kerja keras Cristiano Ronaldo yang membuahkan hasil. Saat memutuskan pindah ke Juventus, Ronaldo bertekad mengulangi kesuksesan seperti saat bermain di La Liga.

Hingga saat ini, tekad Ronaldo belum sepenuhnya terwujud. Pada musim pertamanya, Ronaldo sudah bisa mengantarkan Juventus menjadi juara Serie A. Kini, ia tentunya bertekad menjadi pencetak gol terbanyak di Serie A.

Musim lalu, Ronaldo menyumbang 21 gol untuk Nyonya Tua di Seri A. Catatan tersebut hanya membawa Ronaldo di urutan keempat pencetak gol terbanyak Serie A di bawah Fabio Quagliarella, Duvan Zapata dan Krzysztof Piatek.

4. Menuntaskan Misi

Pesona Georgina Rodriguez, Kekasih Setia Cristiano Ronaldo

Satu di antara tujuan awal Cristiano Ronaldo bergabung dengan Juventus ialah ingin menjadi legenda di sepak bola Italia. Ia belum pantas disebut legenda karena belum meraih banyak prestasi.

Meskipun musim lalu berhasil menorehkan prestasi sebagai pemain terbaik Serie A, Ronaldo belum puas.

Untuk mendapatkan status legenda atau pemain besar di sepak bola Italia, Ronaldo tentunya harus memenangkan setiap penghargaan individu.

Paling tidak, Ronaldo harus bisa menaklukkan Italia dan mengklaim Sepatu Emas. Hal itu dilakukan jika ia bertekad kembali diakui Eropa seperti yang pernah dilakukan saat berkostum Real Madrid.

SUMBER

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai